Renungan Minggu ini akan membalas tentang orang percaya yang mau hidup dalam terang adalah orang percaya yang mau hidup dalam rencanaNya.
Rencana Tuhan itu tidak gelap
Rencana Tuhan itu tidak suram
Rencana Tuhan itu tidak kacau
Rencana Tuhan itu tidak berantakan
Rencana Tuhan akan membawa kebenaran, memberkati banyak orang, membawa seseorang kepada tujuan Ilahi atas orang tersebut.
Tuhan merencanakan hidup kita berbuah. Sebelum berbuah harus ada benih. Benih harus ditanam dan harus dirawat supaya kelak timbul/menghasilkan buah.
Benih adalah potensi! Menurut buku yang saya baca “Understanding Your Potential” karangan dari DR Myles Munroe, definisi dari potensi adalah:
– kemampuan yang tidak aktif
– kekuatan cadangan
– kekuatan yang belum dimanfaatkan
– keberhasilan yang belum dipakai
– talenta yang tersembunyi
– kemampuan yang masih tertutup
Dengan kata lain potensi adalah
– semua yang dapat kita capai namun belum terwujud
– semua yang kita mampu lakukan namun belum terlaksana
– sejauh yang BISA kita capai namun belum tercapai
– apa yang BISA kita selesaikan namun belum BISA di selesaikan
Potensi adalah kemampuan yang belum tersingkap dan kekuatan yang terpendam.
Potensi tersebut dapat aktif, keluar, termanifestasi, terlaksana dengan baik. Dimana hasil dari potensi tersebut akan memberkati banyak orang, perusahaan, bangsa dan negara. Bahkan potensi dalam diri orang percaya yang diaktifkan di keluarkan dari tempatnya akan menghasilkan perluasan KerajaanNya.
Sebagai orang percaya tentu dalam menggali potensi yang terpendam dalam dirinya, haruslah dilakukan dengan cara – cara sesuai aturan KerajaanNya. Mau terus hidup dalam terang karena terang selalu menghasilkan buah-buah kebaikan, buah-buah keadilan, buah-buah kebenaran.
Potensi yang sudah ada dalam hidup seseorang karena Tuhan sudah taruh dan potensi tersebut harus dikerjakan oleh manusia itu sendiri!