[Mazmur 8 : 6]
“Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. “Sebuah contoh bisa kita lihat dari cara hidup Yusuf. Kita tahu bagaimana kuatnya Yusuf menghadapi masalah demi masalah yang tidak ringan dalam perjalanan hidupnya. Yusuf tidak mempunyai faktor apapun dari segi manusia untuk bisa sekuat itu. Tapi lihatlah bahwa keputusannya untuk hidup dengan kualitas Tuhan membuatnya mampu tampil kuat tanpa kehilangan harapan sedikitpun meski masalah terus silih berganti menghampirinya. Pada akhirnya kita tahu bagaimana Yusuf menjadi orang paling berkuasa kedua di seluruh Mesir. Ia dipercaya untuk mengelola dan mendistribusikan makanan. Dan lihatlah dalam masa yang begitu sukar, Mesir tetap berkelimpahan. Dan itulah hasil yang dicapai oleh orang yang hidup dalam kualitas Tuhan, yang menyadari bagaimana sebuah kehidupan yang dipenuhi kemuliaan Allah.
Yusuf mengambil keputusan untuk hidup dengan kualitas Tuhan, dengan kemuliaan Tuhan, dalam kemuliaan Tuhan dan untuk kemuliaan Tuhan. Hingga hari ini namanya harum, kita masih mengenal Yusuf sebagai seorang pria tangguh yang telah membuktikan bagaimana bedanya berjalan dengan kualitas Tuhan. Semua orang akan bisa melihatnya sepanjang masa, termasuk ayahnya sendiri. Kita bisa melihat bagaimana Yusuf di mata sang ayah, Yakub. “Yusuf adalah seperti pohon buah-buahan yang muda, pohon buah-buahan yang muda pada mata air. Dahan-dahannya naik mengatasi tembok. Walaupun pemanah-pemanah telah mengusiknya, memanahnya dan menyerbunya, namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub, oleh sebab gembalanya Gunung Batu Israel.” (Kejadian 49:22-24). Itulah bentuk kesaksian sang ayah terhadap puteranya, yang tentu kita rasakan pula meski mungkin dalam bentuk rangkaian kata yang berbeda. Satu hal yang pasti, kita akan menjadi orang-orang yang kuat jika kita hidup dalam kualitas Tuhan dan mengimani benar bahwa kita diciptakan dengan kemuliaan dan hormat yang berasal daripadaNya.
‘Hiduplah dengan kualitas Tuhan seperti yang telah Dia berikan untuk kita’